Ungker Jati Kaya Akan Protein
Ungker Jati Kaya Akan Protein
Indonesia merupakan surga bagi para binatang dari melata sampai terbang, selain kaya akan
pulau dan aneka macam binatang Indonesia juga mempunyai berbagai macam tumbuhan
salah satunya adalah pohon Jati. Sebelum saya membahas tentang entung si
kempompong ulat jati saya akan sedikit membahas tentang pohon jati . Pohon jati
mempunyai nama latin (Tectona grandis Linn) yang telah lama I kenal oleh
orang-orang Indonesia bahkan sampai luar negeri,kayu jati ini di kenal sebagai
kayu yang sangat kuat dan mempunyai kualitas tiada tanding, kayu jati banyak di
butuhkan untuk membuat bangunan rumah ,bahan funitur,maupun kerajinan seperti
barongan dan kayu jati ini mempunyai
harga jual yang sangat tinggi ketimbang kayu yang lainnya. Dalam e-book
berjudul “Lestarikan Kayu Jati”
menyebutkan di Indonesia sendiri memiliki luas area pertanaman jati yang tinggi
sampai akhir 90-an, luas hutan jati di pulau jawa tercatat sekitar 1.069.712
hektar, itulah pembahasan sedikit tentang kayu jati yang saya bagikan kepada
teman-teman. Sekarang saya akan lebih detail membahas entung si kepompong ulat
kayu jati.
Pada Kesempatan ini saya akan membahas tentang,Apa
sih entung itu, resep membuat entung yang benar, apakah mengkonsumsi entung
berbahaya?. Entung atau di kenal sebagai
ungker oleh masyarakat Indonesia merupakan kepompong dari ulat jati (Hyblaea
Puera) yang memiliki protein yang lumayan tinggi, dan musiman. Di Semua
pedesaan jawa yang dekat dengan hutan jati , ungker jati di anggap sebagai
sumber protein yang lazim untuk di nikmati ,ungker jati ini dapat di temui di Blora, Gunung Kidul, Ngawi, Grobogan, Banyuwangi,
Nganjuk,dan sebagainya yang dekat dengan hutan jati. Untuk perkembangan ungker
ini di mulai dari ulat jati yang memakan daun jati muda yang baru tumbuh di
musim hujan, ulat jati betina rata-rata akan mengeluarkan telurnya sebanyak
500-1000 butir. Tidak butuh waktu yang lama sekitar 2 sampai 3 hari telur ulat
jati akan menetas dan saat menetas ulat
kecil akan banyak memakan daun jati muda hingga meninggalkan tulang daun
jatinya dan dalam waktu 10 hari ulat akan turun ke tanah untuk berubah menjadi
kepompong ,perlu di ketahui bahwa ulat jati yang akan menjadi kepompong ini
akan memilih tempat di balik daun-daun jati yang sudah gugur.
Kepompong ini lah yang di sebut ungker yang di
jadikan menu andalan masyarakat yang tinggal di dekat hutan jati biasanya di
buat oseng-oseng ungker, nasi bakar ungker,dan balado ungker. Hayo untuk yang
belum mencoba mengkonsumsi ungker ini saya sarankan cek terlebih dahulu apakah
teman-teman mempunyai alergi,bila punya alergi mending jangan mengkonsumsi, bila tetap ingin
menikmatinya konsultasilah terhadap Ahli Gizi atau Dokter. Kebanyakan orang
yang alergi di sebabkan tidak cocok atau intoleran terhadap protein yang
terkandung di dalam ungker tersebut. Saya akan menjelaskan sedikit tentang
Alergi supaya teman-teman juga tahu apa alergi itu, jadi alergi itu merupakan
respon system imun tubuh kita terhadap zat-zat yang biasanya tidak berbahaya
bagi tubuh kita. Dala tubuh kita ada yang namanya system kekebalan tubuh atau
imunitas tubuh yang memiliki tugas untuk menjaga tubuh anda tetap sehat dan
terlindungi dari virus yang berbahaya. Respon tubuh kita untuk menghalangi atau
melawan biasanya di tandai dengan peradangan,bersin,dan sejumlah gejala
lainnya. Untuk anda yang memiliki alergi terhadap ungker jangan mengkonsumsinya
karena sangat membahayakan kesehatan anda dan berujung sampai kekematian karena
akibat alergi anda akan mengalami sesak nafas yang sangat hebat.
Saya akan berbagi resep untuk membuat ungker yang
lezat,enak,aman dan bergizi. Untuk bahannya teman-teman perlu untuk menyiapkan untuk oseng-oseng ungker:
Bahan-bahan
1.
1 cangkir entung
atau ungker
2.
6 siung bawang
putih
3.
5 siung bawang
merah
4.
10 buah cabai
rawit(sesuai selera anda)
5.
2 buah tomat
6.
Daun jambu dan
dondong
7.
Gula dan garam
secukupnya
8.
Minyak goreng(untuk
menumis)
Langkah
1.
Cuci bersih
ungker, cincang bawang putih dan bawang merah,cabe,tomat,
2.
Panaskan sedikit
minyak di wajan, lalu masukan entung, lalu oseng lah sampai matang dan
wangi,perlu di ketahui dari ungker akan mengeluarkan minyak sendirijadi
secukupnya saja.
3.
Setelah entung
matang masukan bumbu cincang lalu oseng sampai bumbu matang.
4.
Lalu masukan
garam,gula,daun jambu dan daun kedondong aduk rata.
5.
Ambil piring
oseng entung siap di sajikan dengan nasi yang hangat.
Pergedel Ungker
Jati
Bahan-bahan
1.
4 Bh kentang
2.
2 gelas ungker
3.
1 butir telor
4.
Garam(secukupnya)
5.
Brambang
goreng(sesuai selera)
6.
1 sdm mentega
7.
Minyak secukupnya
untuk menggoreng
Langkah
1.
Kupas kulit
kentang cuci sampai bersih
2.
Kukuslah kentang
yang sudah di cuci sampai matang.
3.
Ambil kentang
biarkan sampai dingin lalu haluskan.
4.
Ambil
garam,brambamng goreng, dan mentega kedalam kentang yang sudah di haluskan,lalu
aduk rata.
5.
Siapkan ungker
dan kukuslah sampai matang atau di goreng.
6.
Pipihkan kentang
lalu taruh ungker ke dalam kentang yang di pipihkan.
7.
Lalu di gulung
sampai membentuk lonjong,ulangi sampai ungker tertutup.
8.
Siapkan
telor,kocok,gulingkan perkedel ke dalam telor.
9.
Panaskan minyak,
goreng perkedel hingga matang dan berwarna
kecoklatan.
10. Perkedel ungker jati siap di nikmati.
Semoga artikel yang saya buat ini bermanfaat untuk
teman-teman dan mohon dukungannya untuk share,dan subcribe blogger saya ini
supaya berkembang. Terimakasih.
Penulis:Yohanes Wisnu Bayu Prayogo
Email: bwisnu47@Gmail.com

Komentar