BahayaTerkena Maag


Bahaya Terkena Gastritis atau Maag



Halo semua, kembali  lagi bersama saya Wisnu Bayu Prayogo heuheu. Hayo, siapa yang tidak pernah terkena Maag atau gastritis, pastinya semua orang pernah apalagi anak  perantauan wkwkwkw seperti saya ini. Saya akan berbagi sedikit wawasan untuk teman-teman semua supaya kita bisa lebih tau dan mengerti apa sih resiko nya kalau maag atau gastritis itu bila tidak di cegah.
Gastritis merupakan suatu  kondisi di mana lambung kita mengalami iritasi dan infeksi pada dinding lambung atau lapisan mukosa. Gastritis sendiri di bagi menjadi 3 yaitu: 
Gastritis akut, gastritis bacterial dan gastritis Kronik. Jadi kalau gastritis akut ini gejala klinis nya itu nyeri lambung, kembung, muntah, bila terjadi pendarahan untuk gejalanya itu di mana terjadi peradangan pada lambung dengan kerusakan erosive. 
Kalau gastritis kronik ini anoreksia,  dan disebabkan baik oleh ulkus lambung karena bakteri  Helicobacteri pylori gejala peradangan terjadi di permukaan lambung yang berkepanjangan .
Kalau  gastritis bacterial ini di sebabkan karena infeksi karena refluk dari duodenum.
Untuk gastritis di lihat dari  riwayat medisnya dikarenakan kebiasaan makan yang buruk atau tidak sehat, mengalami stress berlebihan, tidak pernah berolahraga, uluhati terasa sakit, perokok aktif dan perokok pasif, terbiasa minum kopi sebelum makan, dan penggunaan obat-obatan anti inflamasi terus menerus, dan riwayat dari keluarga.
Nah, untuk teman-teman semua bila terkena gastritis dan ingin sembuh teman-teman harus bisa mengatasi,melakukan, dan menghindari beberapa penyebabnya nih contohnya:
1.       Hindari minuman alkohol karena dapat  mengiritasi  lambung  sehingga terjadi inflamasi.
2.       Hindari merokok karena dapat kandungan pada rokok dapat  menganggu lapisan dinding lambung sehingga lambung lebih mudah mengalami gastritis dan tukak/ulkus. Dan rokok dapat meningkatkan asam lambung dan memperlambat penyembuhan luka.
3.       Atasi stress sebaik mungkin.

4.       Makan makanan seperti  buah dan sayur namun hindari sayur dan buah yang bersifat asam .
5.       Jangan berbaring setelah makan untuk menghindari refluk (aliran balik) asam lambung.

6.       Berolahraga secara teratur untuk membantu mempercepat aliran makanan melalui  usus.    Bila perut mudah mengalami kembung (banyak gas) untuk sementara waktu kurangi konsumsi makanan tinggi serat, seperti pisang,kacang-kacangan, dan kentang.
8.       Makan dalam porsi sedang (tidak banyak) tetapi sering, berupa makanan lunak dan rendah lemak. Makanlah secara perlahan dan rileks
   Tidak hanya itu saja, juga ada pemeriksaan fisik untuk mengetahui anda terkena gastritis atau tidak, dimana pemeriksaan fisik pada penderita gastritis menggunakan ROS(Review of System), keadaan umum  seperti kesakitan pada pemeriksaan fisik terdapat rasa nyeri di ulu hati.
Pemeriksaan Fisik meliputi:

B1 (breath): Takhipnea ini pemeriksaan pada pernafasan untuk mengetahui frekuensi lebih dari 24x/menit.
B2 (blood):  Takikardi merupakan denyut jantung, di mana denyut jantung pada kondisi ini sangat cepat), hipotensi, disritmia, nadi perifer lemah, Warna Kulit Pucat.
B3 (brain) : Sakit Kepala,Kelemahan,tingkat kesadaran dapat terganggu, disorientasi( bila penderita mengalami disorientasi maka penderita akan mengalami penurunan kesadaran yang di tandai dengan tidak mengenal lingkungannya, seperti mengenal benda atau seseorang), nyeri epigastrum.
B4 (bladder) : oligura(kondisi ini penderita mengeluarkan air seni atau urin sangat sedikit), gangguan keseimbangan cairan.
B5(bowel): anemia, mual, muntah, nyeri ulu hati, intoleran dengan makanan pedas.
B6 (bone): Kelemahan ,kelelahan.
Penjelasan di atas merupakan gambaran tentang gastritis atau maag sesuai dengan jurusan progam setudi saya yaitu di bidang gizi maka saya akan memberitahukan  kegunaan diet gastritis ini di mana tujuan diet gastritis ini untuk meringankan beban kerja saluran pencernaan, dan membantu untuk menetralisir kelebihan asam lambung, dengan memberikan makanan dengan kandungan gizi yang sesuai dan tidak merangsang. Sebelum melakukannya ada syarat diet nya yaitu makanan dalam bentuk lunak dan mudah di cerna,harus menghindari makanan  yang merangsang lambung  seperti makanan atau minuman yang asam, makanan yang pedas, makanan panas, cara pengolahan makanannya harus direbus, dikukus, dan tidak boleh di goreng.
Untuk pengaturan makanan diet gastritis ini sebagai contohnya
Bahan makanan sumber karbohidrat, sumber protein hewani, dan nabati, sayuran, buah-buahan.
   Untuk Sumber karbohidrat  yang di anjurkan dari sumber hidrat arang seperti nasi, nasi tim, bubur, roti gandum, macaroni, jagung,kentang, ubi, dan talas, perlu di ingat ada yang harus di batasi mie, roti putih, ketan, cake, kue, pastries.
    Sumber protein hewani yang di anjurkan untuk di konsumsi daging tanpa lemak,ayam tanpa kulit,putih telur,dan susu rendah lemak, yang harus di batasi sarden, kuning telur, dan yang harus di hindari jeroan, daing berlemak, sosis, gajih, daging asap, keju, susu full cream.
    Sumber protein nabati yang di anjurkan tempe, tahu, kacang hijau, kedelai, yang di batasi  kacang tanah, kacang bogor, maksimal konsumsi nya 25 gr, sedangkan yang harus di hindari kacang merah, oncom, dan kacang mete.
Sayuran yang dianjurkan untuk penyakit maag atau gastritis sayuran yang tidak bergas seperti, labu siam, labu kuning, wortel, kacang panjang, kangkung, gambas, tomat, ketimun, kenikir, kecambah, selada, dan buncis, dan sayuran yang harus di hindari sayuran yang mengandung gas seperti kembang kol dan  lobak, sawi, nangka.
         Untuk buah-buahan yang di anjurkan itu apel, pisang, alpukat, belimbing, manga,dan yang harus di hindari buah yang bergas dan tinggi lemak seperti durian, nangka, buah-buahan yang di awetkan.
       Untuk minuman yang harus di hindari itu minuman yang berakohol dan bersoda.
           Untuk bumbu, pada bumbu ini sangat penting kalau masak tidak ada bumbu tidak ada rasa tapi tidak semua bumbu diperbolehkan untuk penderita gastritis ini di mana bumbu yang diperbolehkan adalah garam,kecap, kunyit, laos, terasi, seledri, kayu manis, cengkeh, bawang merah secukupnya, untuk bumbu yang tidak di perbolehkan adalah  cuka, merica, cabai, acar.
    Tidak hanya itu lo, seperti santan kental dan makanan atau kemilan, gorengan itu tidak di perbolehkan.
 Itulah diet untuk orang yang terkena gastritis, jangan anggap enteng gastritis ya teman-teman di atas sudah saya jelaskan dan saya sebutkan terkait penyakit gastritis dan diet untuk gastritis.

Daftar pustaka: Kementerian Kesehatan RI.(2013).Diet Gastritis.Jakarta. Tersedia di
Lailatul Muniro.(2015).Riwayat Makanan Yang Meningkatkan Asam Lambung Sebagai Faktor Risiko Gastritis.Jurnal oh the Indonesian Nutrition Association.38(1). Tersedia di https://www.persagi.org/ejournal/index.php/Gizi_Indon/article/view/163
“Bila teman-teman suka dan merasa terbantu dengan artikel saya ini mohon untuk di share sebanyak-banyaknya supaya orang lain yang belum tau menjadi tau,dan teman-teman yang sudah tau bisa berbagi wawasan kepada keluarga dan lainnya”.Terimakasih.

Saya tunggu kritik dan sarannya. 

Penulis:Yohanes Wisnu Bayu Prayogo. 







Komentar

Unknown mengatakan…
Lanjutkan mas boybanddd.. Ditunggu blog selanjutnya
Anonim mengatakan…
Sip bagus sangat membantu
Mr.Bay Education mengatakan…
iya,terimakasih ya
Mr.Bay Education mengatakan…
Terimakasih sudah mengunjungi blooger saya .
Anonim mengatakan…
Calon ahli gizi yang baik belum jadi ahli gizi dh mau berbagi wawasan untuk public,sip semanngat terus bikin artikelnya, ini sangat membanntu
Mr.Bay Education mengatakan…
Amin, terimakasih atas pujiannya dan terimakasih sudah berkunjung ke bloger saya.

Postingan populer dari blog ini

Sudut Pandang Ahli Gizi, Terkait MBG

Kenapa Trigliserida Bisa Tinggi Padahal Gula Darah, Kolesterol, dan Asam Urat Normal?

Robusta dan Arabica Kopi